South East Asia Blockchain Summit 2019 Berhasil Diselenggarakan oleh Lima Institusi, Termasuk Blockchain No.1 · Indonesia
2019-05-29 16:43:25Sumber:Blockchain No. 1


Pada 25 Mei 2019, South East Asia Blockchain Summit 2019 berakhir dengan sukses di Indonesia. Acara ini dipandu oleh BLOCK GLOBAL, BeeCast, Huobi Indonesia, Blockchain No.1, Klaytn, Block Technology, Coinin, Blocktimes, Block Capital, Fire Online, Asosiasi Promosi Industri STO Global, Global College Blockchain Enthusiasts Alliance, Disponsori oleh i-Bank, Glosfer, D-Globe Ecologi, Asia Blockchain Alliance, dan CollinStar.


South East Asia Blockchain Summit 2019 diselenggarakan dengan tema besar “Energi Digital Ekonomi”, mengumpulkan pakar-pakar blockchain yang terkenal di dalam dan luar negeri, elit industri uang digital, manajer perusahaan yang sangat baik, praktisi media blockchain, dan pengembangan blockchain Jelajahi hotspot industri saat ini, peluang dan tantangan. Pada saat yang sama, Metro TV salah satu televisi terkemuka di Indonesia lewat layanan berita berbahasa Mandarin, Metro Xinwen juga memberikan laporan khusus tentang South East Asia Blockchain Summit 2019.



Shi Yanqiang, Ketua BLOCK GLOBAL, menyampaikan pidato pembukaan di Southeast Asia Blockchain Summit 2019. Beliau menyatakan sambutan hangat kepada semua tamu yang hadir dan menyatakan harapan bahwa acara tersebut akan mempromosikan pengembangan industri blockchain.



CEO BeeCast Andy mengatakan bahwa BeeCast mulai menyebarkan Asia Tenggara pada Oktober 2018, dan merupakan salah satu perusahaan blockchain pertama yang menggunakan Asia Tenggara. Saat ini, BeeCast telah mendirikan kantor dan tim di lima kota termasuk Thailand, Bangkok, Vietnam, Hanoi, Ho Chi Minh, Malaysia, Kuala Lumpur, dan Jakarta. Dalam situasi spesifik pasar Asia Tenggara, BeeCast akan berbagi dalam bentuk laporan.




Mitra Firecoin Indonesia Alex mengatakan bahwa Firecoin Group telah berusaha untuk berkembang menjadi pelopor dalam industri blockchain selama bertahun-tahun.Usara api didirikan berdasarkan strategi globalisasi mata uang api Indonesia memiliki basis pengguna yang kuat di Indonesia yang mencakup seluruh wilayah Asia Tenggara.



CEO Blockchain No.1 Jack mengatakan bahwa industri blockchain Indonesia memiliki potensi besar, dan kemudian beliau memberikan pengantar terperinci kepada media blockchain profesional Indonesia Blockchain No.1. Beliau mengatakan bahwa Blockchain No.1 akan membantu industri blockchain Indonesia mencapai pengembangan yang lebih baik, dan Blockchain No.1 akan menjadi media yang sangat dibutuhkan industri blockchain di Indonesia.



Leo Yang, Sekretaris Jenderal Asian Blockchain Alliance, juga menyampaikan pidato dan mengusulkan "Union Pioneer Award" untuk enam anggota Dewan Direksi yang memberikan kontribusi luar biasa bagi pengembangan Aliansi: BeCast, Blockchain No. 1, Huobi Indonesia, Udax, Finblock, Chain Eco Energy. Asian Blockchain Alliance bertujuan untuk menyatukan kekuatan industri untuk mempromosikan pengembangan dan pertumbuhan industri di berbagai kawasan dan menjadi asosiasi teknologi blockchain yang berpengaruh secara global untuk mempromosikan pengembangan teknologi dan aplikasi blockchain.


Eddy Satriya, Wakil Asisten Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Rudi Rusdiah, Presiden Asosiasi Big Data dan AI Indonesia, Jerome Mitra Strategis Klaytn, Stephan Clinton, Direktur Pemasaran IBANK, dan TAEWON KIM, CEO Glosfer, pada kesempatan yang sama juga menyampaikan pemaparannya.


BERITA TERKINI MORE

    ANALISIS PROYEK MORE