Wawancara dengan Bitcherry Bob Qin : Bitcherry adalah pelopor platform desentralisasi blockchain yang siap mengubah e-commerce tradisional
2019-08-06 16:52:42Sumber:blockchainno1

Hari pertama konferensi teknologi Global Blockchain Summit Investment ( 29/7/19 ) telah berakhir. Acara yang diselenggarakan atas hasil kerjasama Kadin Indonesia dengan Blockchain Asia forum ini bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan pengalaman para pelaku terkait teknologi Blockchain dan penerapannya dalam berbagai sektor industri termasuk E-commerce. Apa itu Blockchain? Apa dampak dan fungsi dari teknologi ini terhadap sektor industri khususnya E-commerce? Dengan pertanyaan-pertanyaan ini Blockchain No.1 mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai Bob Qin Founder & Chief Scientist dari BitCherry.


Berikut hasil wawancara Blockchain No.1 bersama Bitcherry :

 

Blockchain No.1 : Jelaskan tentang Bitcherry

 

Bob Qin : Menurut saya Bitcherry adalah platform desentralisasi, sebuah evolusi dari platform commerce tradisional yang memperkenalkan mekanisme desentralisasi dimana pengguna, Rantai suplai ( manufaktur ) adalah bagian dari platform itu sendiri. Dengan mekanisme ini berarti sistem lama tradisional seperti database yang sangat besar, A.i, dan sistem-sistem lainnya diganti dengan teknologi desentralisasi murni yang berbasis teknologi blockchain. Kami juga mencoba untuk menjadi pelopor dalam area ini. Kedepannya para pengguna, komunitas, manufaktur suplai adalah rantai krusial dalam sektor e-commerce dan bagaimana apabila cara tradisional sudah tidak mampu menangani itu? Bitcherry hadir sebagai platform masa depan yang siap menjawab tantangan tersebut.

 

Blockchain No.1 : Apa pendapat anda mengenai teknologi Blockchain?

 

Bob Qin : Teknologi Blockchain berawal dari apa yang kita kenal dengan Bitcoin. Awalnya Bitcoin dikenal sebagai sistem pembayaran elektronik yang berbasis peer to peer. Seiring berjalannya waktu dan meningkatnya popularitas bitcoin maka teknologi blockchain mulai lahir.. tetapi yang menjadi pembeda utama blockchain dengan bitcoin adalah blockchain tidak dapat di duplikasi ataupun dirubah datanya. Dan yang kedua blockchain akan beroperasi maksimal dengan implementasi desentralisasi. Yang ketiga sekaligus yang terpenting blockchain juga merupakan sistem “distributor berbasis peer to peer yang legal”. Era jaman sekarang telah bertransformasi dari “era industrial menjadi “Era mesin”. 90 % dari pelaku bisnis, organisasi yang ada masih menggunakan sentralisasi lama jadi bagaimana kita bisa menanamkan modul desentralisasi kepada para pelaku bisnis tersebut akan menjadi krusial. Di masa yang akan datang akan semakin banyak peraturan-peraturan baru yang akan muncul terkait masalah teknologi jadi kita tidak tahu masa depan dari desentralisasi. Desentralisasi juga berarti membangun rasa “kepercayaan”. Kepercayaan dalam teknologi lama digambarkan orang-orang saling percaya lewat informasi.. tetapi disini kita mengubah definisi tersebut dalam bentuk token.. karena itu peradaban manusia akan merasakan dampak yang sangat besar dari lahirnya teknologi blockchain ini.

 

Blockchain No.1 : Secara spesifik sektor apa yang dimasuki oleh Bitcherry di Indonesia?

 

Bob Qin : E-commerce. Hal yang paling penting dalam disentralisasi dan implementasi sistem blockchain sendiri adalah ketersediaan rantai yang bagus.. salah satunya adalah komunitas publik. Populasi Indonesia sangat besar dan terlebih lagi e-commerce yang sedang berkembang tidak terpatok pada e-commerce yang bersifat tradisional.. jadi kita bisa mengganti sistem yang tradisional tanpa adanya beban. Itu adalah faktor utama yang pertama. Yang kedua seperti yang saya sebutkan di poin sebelumnya komunitas dan populasi merupakan salah satu faktor utama karena itulah kita memilih Indonesia sebagai salah satu market global kami.

 

Blockchain No.1 : Apa rencana projek masa depan bitcherry?

 

Bob Qin : Pertama kami akan memperkenalkan bitcherry sebagai platform umum, jadi orang-orang atau pengguna dapat membangun komunitas mereka, memasukkan produk-produk mereka secara online. Ketika user yang membangun komunitas dan produk-produk serta hal lainnya termasuk data-data maka itu akan menjadi kunci yang juga membangun sistem kami yang besar dan semua sistem itu akan dijalankan dengan token. Dari token tersebut akan juga berfungsi sebagai dompet para pengguna yang akan membantu kelancaran berjalannya platform. Kedua di dalam sebuah platform e-commerce terdapat banyak sekali informasi mengenai produk-produk, suplai manufaktur, data pembayaran dan segudang data lainnya yang sangat besar sehingga ke depannya akan timbul kekhawatiran mengenai besarnya penyimpanan data kami akan mengatasi keterbatasan tersebut dengan menyediakan penyimpanan yang besar sehingga kedepannya platform kami akan sampai di tahap dimana kami dapat menampung transaksi berbasis crypto.

 

Blockchain No.1 : apa yang membuat bitcherry unik dan berbeda dari yang lain?

 

Bob Qin : Bitcherry merupakan pelopor platform desentralisasi, sistem transaksi yang unik yang bisa disebut sebagai protokol dimana semua transaksi yang terjadi akan masuk ke dalam sistem sebagai kontribusi para pengguna dan para pengguna akan mendapatkan insentif sebagai bentuk apresiasi. Berikutnya bitcherry memiliki sistem ekosistem dimana semua user atu komunitas yang tergabung terhitung sebagai anggota dari ekologi tersebut dan membuat operasional platform semakin baik dan mudah kedepannya. Kemudian juga sistem wallet atau dompet. Setiap user memiliki dompet masing-masing sehingga setiap hasil dan aset mereka akan lebih aman dan terjaga. Lalu Bitcherry juga bisa disebut sebagai platform penyimpanan masa depan dengan ketersediaan daya simpan yang sangat besar dan terakhir Bitcherry didistribusikan sebagai platform global yang berarti untuk seluruh dunia… tidak terikat atau terbatas pada satu negara tertentu saja.

 

Blockchain No.1 : Apa tantangan terbesar dalam memperkenalkan Bitcherry kepada pasar global?

 

Bob Qin : Ada dua hal utama… yang pertama adalah tim.. ketersediaan tim dan bagaimana tim membangun kerjasama yang baik. Karena sekarang ini terkadang projek inovasi teknologi seperti ini dinilai sebagai tindakan dari organisasi yang tidak terlalu menjanjikan atau mencurigakan. Orang-orang cenderung bersifat dinamis dan inferior terhadap sesuatu sehingga tidak mudah untuk mempertahankan integritas dan satu tim terlebih proyek dalam suatu tim. Selama tim yang terbangun baik dan solid kami percaya semuanya akan bisa berjalan dengan baik dan lancar. Yang kedua adalah peraturan dan pelaku bisnis Negara yang bersangkutan.. seperti yang saya sebutkan bahwa bitcherry akan menggunakan token dan wallet.. definisi token dan wallet dapat berbeda-beda di mata satu Negara dan yang lain ada yang lebih tidak terlalu sulit dan dapat diterima dengan baik atau agak sulit diterima dan dicerna sehingga harus dipertimbangkan terus menerus oleh pihak negara. Itulah dua faktor utama yang menjadi tantangan terbesar dalam membuat proyek blockchain ini sukses di kancah dunia.

 

Blockchain No.1 : Kenapa memilih Indonesia sebagai salah satu target pasar global?

 

Bob Qin : Karena Indonesia merupakan salah satu Negara dengan populasi terbesar di dunia dan Indonesia belum mendapatkan keuntungan yang maksimal dari sistem tradisional commerce. Sistem ini sudah diterapkan oleh banyak Negara seperti : China, amerika, eropa dan sistem ini sangat mudah diterapkan dan diterima oleh negara-negara tersebut dan kami percaya begitu juga dengan Indonesia… darisitu akan terlahir sebuah keuntungan mutualisme. Proyek blockchain khususnya dalam sektor e-commerce adalah proyek yang berjalan karena komunitas yang ada di dalamnya karena itu ketika sistem ini diterapkan maka akan tercipta relasi antar customer dan komunitas serta hubungan publik yang baik karena itulah Indonesia termasuk dalam salah satu cakupan Global yang akan sangat berpengaruh dalam pengembangan masa depan proyek sistem ini.

 

Blockchain No.1 : Apakah Bitcherry akan melakukan promosi dalam waktu dekat di Indonesia?

 

Bob Qin : Pastinya… kami akan mengalokasikan sumber-sumber yang ada sesegara mungkin ke Indonesia

 

 

BERITA TERKINI MORE

    ANALISIS PROYEK MORE